Rabu, 05 Juni 2013

Diary Ku Part 1

Diary ku

       Hy, perkenalkan nama ku Indra. Saya sekarang menduduki bangku perkuliahan. Sebelum saya bercerita penuh dengan kehidupan ku hingga saat ini aku menjadi seorang mahasiswa. Aku terahir dari keluarga miskin, yang hidup didesa, yang mengharapkan dan mengantungkan kehidupan dari setapak tanah yang berisi pohon kelapa sawit. saya dan saudara ku, kami ada lima bersaudara. Pertama yaitu kakak ku bernama Trywanti Agustina Br. Silaban, kedua saya Indra Nuansa Halomoan Silaban, ketiga adik laki-laki ku yang bernama Oliper Carloos, keempat saudari perempuan ku Lenny Audina Br. Silaban. Dan yang terakhir saudari perempuan saya, yang ini special dikeluarga kami. Perempuan tapi  sikapa bagaikan laki-laki, dengan nama Greasy Pertiwi Br. Silaban. Kenapa kami semua memakai nama “Silaban”, ya tentunya kami dari keluarga Batak Toba yang terletak di Sumater Utara. Karena kami keturunan Batak Toba jadi  nama “Silaban” itu disebut marga (garis keturunan). Karea orang tua laki-laki saya bermarga Silaban, jadi kami anak-anaknya ikut menjadi keluarga yang bermarga Silaban. Nama Ayah saya Ranton Silaban, dan tak lupa Ibu saya bernama Runita Sitanggangg. Ya inilah keluarga ku. Kami hidup didusun Barisan Rel, Desa Simangalam, Kabupaten Labuhan Batu Utara, provinsi Sumatera Utara. Kenapa dusun saya dikatakan barisan rel, karena kami hidup di pinggiran rel kereta api.
            
          Sekarang tahun 2013 kami berlima telah bersekolah semuanya. Kaka saya anak pertama ibu dan ayah ku sekarang kuliah di akademi perawat Daramo. adek laki-laki saya Carlos sekarang sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Kualuh Selatan. Saudari perempuan saya Lenny Audina sekarang di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Kualuh Selatan. Saudari terakhir saya sedang duduk di sekolah dasar yaitu sekolah dasar negeri 115464 Parsaoran. Tentunya saya tak lupan saya sedang menduduki bangku perkuliahaan di salah satu universitas ternama di kota Medan, sumatera Utara. Yaitu Universitas Negeri Medan. Saya belajar di fakultas ilmu sosial, jurusan PPK-n atau kewarganegaraan. Saya sih masih semester dua.

              Semua sahabat blogger saya CHS (celoteh hari senja). Saya akan tulis dan posting dikemudian hari, kisah-kisah yang pernah saya alami sebelum saya masuk di perkuliahaan.

Sebelum masuk perkulihaan, saya lulus dari Sekolah Menengah Atas negeri 1 Kualuh Hulu. Setelah kelulusann ku, saya berharap masuk disalah satu pergutuan tinggi negeri yang ada di Indonesia ini, dan saya tak mau melanjutkan studi di perguruan tinggi swasta. Untuk memulus kan langkah yang saya gadang-gadang, saya meminta orang tua saya sebelum saya melakukan tes studi (tahap penyeleksian) saya ingin bimbingan tes intensif (bimbingan belajar) disalah satu tempat bimbingan yang ada di medan yaitu Medica. berikutnya aku akancerita kisa ku di medica yaitu tempat belajar ku.. dan cerita cintaku disna yang putus begitu saja. ya kisah cinta yang saya buat sekedar maen2 untuk menambah inspirasi..
sabar ya sahabat blogger ku CHS..:D

Sabtu, 11 Mei 2013

Engkau "wanita idaman *YLN"


ENGKAU
Seribu kata yang dapat menggambarkan
Wajah mu…
Seribu kata itu pun tak dapat terlontarkan
Kepada mu…
                        Jutaan sifat wanita yang terpandang oleh
Mataku…
Hanya sifat mu yang terbenak
Di hatiku…
           
            Ketika pertama jumpa denganmu…
            Mata ini sontak menuju padamu…

            Aku memandang mu dari kejauhan…
            Memikirkan suatu perasaan…
            Semua itu tentang mu…
Pusaran badai yang deras…
Batu karang yang keras…
Tak mampu menandingi
Perasaan hati ini…
                        Kucoba belari…
                        Berpindah kelain hati…
Tak mampu ku pungkiri…
Hanya kaulah dihati…
          
            Ketika ku mengerti bahwa hatiku hanya pada mu..
            Namun ku tak mampu menggapaimu…

Sayang seribu sayang…
Maaf seribu maaf…
Aku  menginginkan mu bagaikan mimpi disiang bolong…
Tanpa memahami bagaimana sosok mu sebenarnya…
Hanya engkau… engkau… dan engkau…

Kamis, 09 Mei 2013

Teringat Sosok Ibu


TERINGAT OLEH SEORANG IBU


Aku terlahir oleh PerjuanganMu
Hari-harimu habis oleh tangis kecilku
Masa kecilku kau hiasi dengan pelitaMu
Pelitamu jugalah menjadi kekuatan bagiku

Sebenarnya aku terlahir sebagai beban bagiMu
Namun beban itu bagaikan kebahagiaan dalam hidup Mu

Oooh Ibu..

Langkah kakiMu yang cepat telah remukkan batu yang tajam
Keliahaian tanganMu yang perkasa telah lesukan duri yang siap menancap

Semua itu kau beri hanya untuk ku, untuk diriku
Semua itu untuk masa depan ku

Oooh Ibu..

Kau ingatkan aku dalam angan ku
Membayangkan hari-hari ku saat bersama Mu
Ketegaran Mu yang tak dapat kubayangkan
Ketulusan hatimu yang tak tergantikan

Keringat demi keringat telah tertuang dari tubuh rentah mu
Perjuangan-perjuangan berat telah banyak kau lalui

Semua demi aku, anak Mu

Aku ingin dihari kelak besok dapat membahagiakan Mu
Di hari-hari tua Mu, engkau bersama anak cucu
Bercanda ria, berkumpul ditempat dimana aku kau beri ajaran
Sosokmu yang tak tergantikan di hidupku..

Terima kasih Ibuku.. i love you <3

Masalah Hati




Kisah Hati
Oleh : Indra Nuansa H Silaban

I
ni adalah kisah hati seorang pria desa yang baru kuliah di sebuah Universitas di kota madya. Tak terasa telah beberapa minggu telah berlangsung perkuliahan dan masik terasa sifat-sifat  angkuh antar mahasiswa-mahasiswi walaupun dianggap sebagai orang-orang yang memiliki sifat kedewasaan. Namun tidak terkecuali dengan pria desa ini yang sering disebut Angga, pria desa ini baru mengenal namanya kota madya, namun sifat, tingkah laku yang gampang berbaur dengan orang di sekelilingnya, sehingga membuat dia gampang memahami sekelilingnya dan juga telah mendapatkan  seorang wanita yang menjadi pujaan hatinya. Orang  yang periang, suka ngobrol, serta gampang bosan yang menyebabkan dia dikenal oleh kawan-kawan nya diuniversitanya.
Hari demi hari dilalui diperkuliahan bersama teman-teman dan juga pujaan hatinya. Pujaan hatinya ini bernama Derlianti, sosok Derlianti di mata Angga ialah seorang cewe yang akrab, asyik diajak ngobrol karena sesuai dengan sifat Angga, enak didekati, paras wajah yang cantik, dan pandai menjaga dirinya, dan masih banyak lagi yang dikagumi oleh Angga dari nya (Derlianti). Lama kelamaan rasa Cinta yang dipendam oleh Angga kepada Derlianti semakin mendalam dan menjadi-jadi. Angga pun gila oleh cinta nya itu, walaupun sebenarnya Derlianti  tidak mengetahui nya.
Bukan saja dengan Derlianti, ia pun akrab dengan teman-teman cewe nya seperti Rotua, Nur, Sophia, Lenka, Dona  dan masih banyak lagi, tapi yang lebih dekat dengan Rotua dan Derlianti. Dan hati nya terjuju kepada Derlianti, Rotua disini sebagai teman canda tawanya, saat bersama Rotua memang ia merasa tentram, gembira, dan senang yang bias membuat dia lupa akan sosok Derlianti. Namun tak lama setelah berbincang dengan Rotua dia ingat Dayanti. Memang cinta susah ditebak sifat dan apa maunya, tak seorang pun dapat mengerti bagaimana dia datang.
Entah kenapa dia tahu bahwa Dayanti telah duluan dimiliki oleh pria lain, dia mengetahui dari kabar burung yang dikatakan oleh Dayanti kepada teman-teman nya, benar atau tidaknya tak seorang pun tau dan tak seorang pun melihat dia berduan dengan pria yang terlebih dahulu mengisi hati nya. Mendengar semua itu perasaan hati Angga pun gundah sehingga ia menjadi galau, merasa cemburu karena yang selama ini dia cintai telah ada yang memiliki. Memang sebelum janur kuning tampak tak ada salah mencintai seseorang itu.
            Yang sangat-sangat terasa membuat Angga tak dapat melupakan Dayanti telebih-lebih saat bersama di Inagurasi kesuatu tempat bersamaan juga dengan teman-teman nya. Disanalah dia rasakan kehangatan dan kelembutan tangan serta kedekatan dari Dayanti yang sesungguhnya walaupu hanya sedemikian. Disaat itulah ia rasakan kesenangan dan kenyamanan seorang cewe yang baru dikenal dan dia cintai. Tak terbayangkan oleh nya bagaimana seandainya Dayanti menjadi miliknya (menjadi Pacarnya).
            Tak urung selalu ia dengar dan dia rasakan sebuah desakan batin yang Andra rasakan bahwa benar Dayanti telah ada yang memiliki. Mendengar hal itu Andra pun seakan menjadi sendirian dan Dayanti pun telah menjauh dari dia. Lama semakin lama kedekatan meregang tak urung seperti tali plastik yang yang akan putus atau bagaikan kertas yang akan terbelah. Tetapi saat itulah rasa cinta itu kian membara bagaikan nyala api yang siap menyambar.
            Angga pun telah melakukan curahan hati kepada sebagian dari teman-teman, masuk dan saran yang ia terima begitu dan bermacam. Karena ketiada kesiapan Indra untuk menahan cinta yang dipendam agar orang tak mengetahui. Memang masalah hati pria ini rumit menentukan pilihan selalu ada gajaran yang dia akan terima. Dari sekian saran yang diberi teman, inilah bebrapa yang sangat terusik dihati Indra.
-          “ udah, katakana saja pada Dayanti. Terima ga terima  itu soal belakangan, lagian kamu sendiri loh yang akan merasakn sakitnya” ujar seorang teman cewe nya.
-          “ terserah Angga aja, mau Andra katakan atau Andra simpan aja dulu rasa cintanya Angga itu kepada Dayanti. Kan setiap hubungan itu tak selamanya langgeng/utuh pasti ada klimaks dari sebuah permasalahan yang akan terjadi.”Ujar Desrin.
-          “tahan dulu rasa cinta mu sobat, kau anggap dia teman, kau akrapi dia, kau harus ada disetiap dia sedih dan senangnya. Mungkin ada saatnya dia itu punya masalah dengan cowonya itu dan kemungkinan dia yang akan ngajak kau untuk pacaran karena perhatian mu yang begitu besar padanya” ujar beberapa teman cowonya.
Masih, dan masih banyak lagi saran-saran dari teman-temannya. Namun dan seakan saran-saran itu membatu dibenak dan dihati Angga. Bagaikan batu karang yang kekar tersimpan selamanya. Begitu juga dengan alunan  cinta yang ia pendam.
Angga pun semakin mengkhayalkan cara apa yang akan dia pakai untuk mengatakan perasaannya kepada Dayanti. Sebagai cowo yang memegang teguh persahabatan, Angga tak ingin mengungkapkan isi hatinya karena dalam benaknya itu akan mempersulit keadaan yang akan timbul nantinya. Ia selalu memendam-memendam perasaan itu dalam bagaikan sebuah sumur tua yang tiada akhirnya.
Memang bukan hanya saja berbeda suku dan ras, agama pun telah berbeda. Namun apa daya hati telah jatuh menuju yang dilihat oleh mata, untuk mengubah itu berat rasanya. Dia coba menyendiri dan menjauh, alhasil dia telah berjanji dan berdoa menurut kepercayaannya dia akan melupakan walaupun Dayanti sering dekat kepadanya. Dan terbukti dia melupakan perasaan nya itu, karena telah memikirkan akibat hubungannya nantinya kedepan. Disaat ia melupakan Dayanti, tiba-tiba saja teman semasa SMA ngajak dia tuk jalan-jalan. Dan teman nya ini membawa teman yang mempesona hati anggaa seakan dia punya harapan untuk menggantikan Dayanti yang telah pergi.

*terinspirasi dari cerita teman yang teman kos nya lagi Galau